Usaha Sepatu Yang Gagal

Ibu Santi adalah seorang wirausahawan yang gagal dalam berbisnis. Beliau berbisnis di bidang penjualan sepatu olah raga pada tahun 2007.  Beliau mendapatkan barang – barang dagangannya dari Balaraja, Tangerang. Karena disana terdapat pabrik sepatu yang akan di eksport keluar negeri.  Dan biasanya disana terdapat barang – barang sisa export yang kemudian di beli oleh ibu Santi, kemudian beliau jual kembali sepatu – sepatu tersebut ke tetangga dan teman – temannya di daerah tempat ia tinggal, tepatnya di Cilegon. Awalnya bisnisnya berjalan lancar – lancar saja dengan keuntungan yang dapat melebihi modal awal yang beliau keluarkan bahkan lebih. Lambat laun usahanya mulai sukses dan banyak yang memesan barang dagangannya karena stock barang yang beliau jual sudah habis dan karena mereka ingin model yang lebih baru. Ibu Santi memberikan keringanan kepada pembeli dalam hal pembayaran berupa cicilan maksimal 3 kali pembayaran, dan para pembeli pun merasa tidak terlalu mengeluarkan uang yang lebih banyak.

Dan pada suatu saat datang seseorang yang datang kerumahnya untuk memesan sepatu bola bermerk Adidas sebanyak 20 pasang. Dan setelah ibu Santi berbincang – bincang dengan suaminya kemudian beliau menyanggupi pemesanan dari pembeli tersebut. Setelah mereka berbincang –  bincang tentang transaksi pembayaran akhirnya mereka berdua sepakat. Setelah itu ibu Santi bersama suaminya pun pergi ke balaraja untuk memenuhi pesanan pembeli tersebut. Dan setelah Ibu Santi memenuhi pesanan dari si pembeli tersebut dan pembeli tersebut membayar 30% dari harga keseluruhan. Lama kelamaan si pembeli pun tidak datang kembali ke rumah dan membayar sisa hutang yang harus di bayarnya yaitu 70% dari jumlah keseluruhan pembayaran yang telah di sepakati. Dan ibu Santi pun hanya berani bertanya dan menunggu si pembeli tersebut membayar. Dan sampai sekarang pun pembeli tersebut belum membayar hutangnya dan pergi entah kemana. Dan akibat kejadian itu Ibu Santi pun merasa trauma dan akhirnya berhenti melakukan bisnis tersebut dan kembali menjadi ibu rumah tangga.

  1. Karakteristik Bu Santi

a)      Baik hati. Karena memberikan keringanan dalam pembayaran.

b)      Berusaha keras dalam menjalankan bisnis.

c)      Berani ngambil resiko.

  1. Analisis Penyebab Kegagalan Bu Pipin

a)      Terlalu percaya sama orang. Sehingga mudah ditipu orang dan menyebabkan trauma dalam menjalankan bisnis.

b)      Kurang berani dalam menagih hutang.

Sumber: Devi Bentia Effendi

Iklan

About robiahadawiyah

IMPIAN,IMPIAN,DAN IMPIAN

Posted on Mei 15, 2011, in Kewirausahaan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: